Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
JADILAH LUAR BIASA KARENA KITA DICIPTAKAN DENGAN LUAR BIASA
Pada hakikatnya kita adalah luar biasa. Sejak mulai dari sperma kita bersaing dengan jutaan sperma lainnya untuk menuju satu tujuan yaitu sel telur. Dan akhirnya dari sekian juta sperma tersebut jadilah the champion nya, yaitu KITA. Bersyukurlah kita yang telah diijinkan untuk bisa lahir ke dunia ini,melihat indahnya dunia yang penuh dengan kenikmatan-kenikmatan yang sudah Allah berikan kepada kita semua. Besyukur karena kita telah diberikan tubuh ini dengan segala kesempurnaannya. Mata yang masih bisa melihat, telinga yang masih bisa mendengar, kaki yang masih bisa berjalan, jantung yang masih bisa berdetak dan kenikmagan-kenikmatan lain yang sudah kita miliki. Namun, terkadang SUDAHKAH kita bersyukur dengan semua itu? Sudahkah kita Berterima kasih pada Allah SWT?? Sudahkah kita membalas Semua kenikmatan yang telah Allah berikan tersebut, dengan berusaha menjadi pribadi yang baik, yang senantiasa menjalakan perintahNya dan menjauhi laranganNya???
Terkadang kita dekat dengan sang Pencipta ketika kita sedang susah, ketika kita sedang tertimpa musibah. Kita merengek-rengek meminta kepada Allah untuk diberikan solusi dari permasalahan yang kita dapatkan itu. Kita dengan sungguh-sungguh memohon, entah kesungguhan itu benar- benar dari dalam hati atau hanya dalam ekspresi?? Jawaban itu hanya ada di dalam hati kita dan hanya kita yang tahu.. Akan tetapi ketika kita sedang senang, sedang mendapatkan kenikmatan, terkadang kita lupa bersyukur dengan apa yang sudah kita dapatkan, terkadang kita lupa berterima kasih dengan apa yang sudah kita dapat. Kita terlalu asik dengan kenikmatan yang kita dapatkan, kalaupun bersyukur terkadang hanya bersyukur begitu saja, berbeda dengan ketika tertimpa musibah yang sampai berkeluh kesah untuk meminta pertolongan Allah. Tetapi itu semua masih mending dari pada tidak bersyukur sama sekali. Sudah terlalu banyak saat ini kita jumpai orang yang mengaku beragama, namun terkesan tak beragama, tidak menjalankan syariat dengan baik. Mereka masih terbuai dan tergoda dengan kenikmatan dunia yang fana ini. Mereka begitu nyaman menikmati indahnya dunia tanpa mempersiapkan diri untuk kembali ke hadapan Sang Maha Kuasa. Seakan kita lupa akan siapa yang telah menciptakan kita, siapa yang sudah memberikan kenikmatan pada kita.
Saudara ku, kita memang orang yang sepatutnya bersyukur karena Allah telah memberikan kita dengan segala kesempurnaan yang kita miliki. Pernahkah kita mencoba untuk membayangkan dan memperhatikan kehidupan disekitar kita?? ternyata masih banyak diantara saudara-saudara kita yang masih harus berusaha keras untuk hanya sekedar mendapatkan sesuap nasi. Mengorek-ngorek tempat sampah untuk mendapatkan kepingan-kepingan rupiah. Melanglang panas nya jalanan untuk meminta belas kasihan orang kaya demi bisa menghidupi kehidupannya.. dan perlu diketahui juga saudaraku, di luar sana masih ada saudara kita yang dengan segala kekurangan yang dimilikinya, mereka masih bertahan, masih semangat dalam menjalani kehidupan.. mereka memang tuli,mereka memang buta, mereka memang tak bisa bicara. Akan tetapi, hati dan pikiran mereka tidak buta, tidak tuli dan tidak diam. Mereka terus mengukir karya dan menunjukkan pada dunia bahwa MEREKA BISA!!!
Pernahkah kita berfikir wahai saudaraku, mereka dengan segala kekurangan yang mereka miliki masih bisa menciptakan karya-karya terbaik mereka. Masih bisa menunjukkan kepada dunia kalau mereka ADA, Mereka tidak tenggelam dalam kejamnya dunia. KITA dengan segala kelebihan yang kita miliki seharusnya mampu berkarya lebih, berkarya lebih banyak, dan berkontribusi untuk membangun negera tercinta ini menjadi lebih baik.‘Tidak ada perubahan besar tanpa adanya perubahan – perubahan kecil’’ untuk itu mulailah perubahan itu dari diri kita sendiri, dari hal-hal kecil dan dari SEKARANG karena pada hakikatnya kita diciptakan sebagai makhluk yang LUAR BIASA untuk bisa menciptakan HAL-HAL YANG LUAR BIASA PULA!!!
SEMANGAT UNTUK MENJADI PRIBADI YANG LUAR BIASA!!!
TJP.
KEPINGAN SEMANGAT
Sebuah tulisan yang tidak sengaja ingin ku tuangkan dalam ketikan-ketikan jemari lentikku yang perlahan dan cepat menyentuh tombol tombol key pada thosiba nb 305 yang sudah beberapa bulan ini menemaniku. Aku tertarik dengan apa yang terjadi di sekelilingku. Banyak orangp-orang hebat yang perlahan tapi pasti mengukir prestasi emasnya. Bisa dikatakan mereka tidak cukup pandai dalam masalah akademik, tapi otaknya luar biasa. Ternyata mereka kuliah tidak hanya sekedar mengejar nilai saja melainkan ilmulah yang mereka cari. Itulah sebagian dari temen2 aku yang aku perhatikan selama ini. Mungkin mereka memang sebagai golongan minoritas, tapi aku salut dengan apa yang mereka lakukan dan kerjakan. Sebuah perjuangan yang nyata dan itulah sebuah awal dari keberhasilan yang nantinya akan mereka raih. Terkadang aku merasa iri dengan apa yang mereka lakukan. Bagaimana bisa mereka melakukan itu semua?? Apa rahasianya?? Selama ini aku ingin sekali mencoba untuk bisa menjadi seperti mereka, menjadi bagian dari pencilan seperti mereka tapi sebesar apa pun usahaku selalu saja kandas dimakan dengan kemalasan diriku yang semakin lama semakin menjadi. Aku tak tahu kenapa rasa malas ini selalu saja mengikuti setiap perjalanan ku. Bagaimana ya menghilangkan rasa malas ini??? Fiuuuuhhhhh…..
Tapi aku yakin bahwa setiap orang punya potensi masing-masing,, tiap orang itu unik begitu kata seorang temenku. Jadi jangan pernah menyesali apa yang ada pada dirimu, jadikan itu sebagai cambuk untuk meraih kepingan-kepingan mimpimu yang masih tercecer,, jalan kita masih panjang sobat,,saat inilah saat yang tepat buat kita untuk mulai berbenah,belum terlambat kawan…kesempatan itu selalu ada.. tergantung kita aja mau memandang kesempatan itu dari sebelah mana, apakah kita pandang itu sebagai sebuah kesempatan ataukah merupakan sebuah hambatan yang akan menghalangi jalan kita… pandailah mengambil sudut pandang yang berbeda dalam segala kehidupan yang kita jalani, terutama ubahlah sudut pandang negatif menjadi positif karena itulah yang nantinya akan bisa melejitkan potensi kita sobat.. mungkin memang tidak terlalu banyak tulisanku ini,, tapi semoga bisa bermanfaat untuk semuanya…
Dalam menjalani suatu kehidupan pastilah ada hambatan yang akan menghalangi jalan kita. Namun ubahlah sudut pandang dari hambatan itu menjadi sebuah peluang yang akan bisa melejitkan potensi kita. Semangat selalu menjalani kehidupan ini, karena sebaik baiknya orang adalah orang yang bisa berguna bagi orang lain. So,,tunjukkanlah aksi kita untuk bisa berkontribusi dan bisa bermanfaat bagi orang-orang disekeliling kita. J
SALAM SEMANGAT MENGINSPIRASI !!!!
Pemancing Cilik
Pada tepian sebuah sungai, tampak seorang anak kecil sedang bersenang-senang. Ia bermain air yang bening di sana. Sesekali tangannya dicelupkan ke dalam sungai yang sejuk. Si anak terlihat sangat menikmati permainannya.
Selain asyik bermain, si anak juga sering memerhatikan seorang paman tua yang hampir setiap hari datang ke sungai untuk memancing. Setiap kali bermain di sungai, setiap kali pula ia selalu melihat sang paman asyik mengulurkan pancingnya. Kadang, tangkapannya hanya sedikit. Tetapi, tidak jarang juga ikan yang didapat banyak jumlahnya.
Suatu sore, saat sang paman bersiap-siap hendak pulang dengan ikan hasil tangkapan yang hampir memenuhi keranjangnya, si anak mencoba mendekat. Ia menyapa sang paman sambil tersenyum senang. Melihat si anak mendekatinya, sang paman menyapa duluan. "Hai Nak, kamu mau ikan? Pilih saja sesukamu dan ambillah beberapa ekor. Bawa pulang dan minta ibumu untuk memasaknya sebagai lauk makan malam nanti," kata si paman ramah.
"Tidak, terima kasih Paman," jawab si anak.
"Lo, paman perhatikan, kamu hampir setiap hari bermain di sini sambil melihat paman memancing. Sekarang ada ikan yang paman tawarkan kepadamu, kenapa engkau tolak?"
"Saya senang memerhatikan Paman memancing, karena saya ingin bisa memancing seperti Paman. Apakah Paman mau mengajari saya bagaimana caranya memancing?" tanya si anak penuh harap.
"Wah wah wah. Ternyata kamu anak yang pintar. Dengan belajar memancing engkau bisa mendapatkan ikan sebanyak yang kamu mau di sungai ini. Baiklah. Karena kamu tidak mau ikannya, paman beri kamu alat pancing ini. Besok kita mulai pelajaran memancingnya, ya?"
Keesokan harinya, si bocah dengan bersemangat kembali ke tepi sungai untuk belajar memancing bersama sang paman. Mereka memasang umpan, melempar tali kail ke sungai, menunggu dengan sabar, dan hup... kail pun tenggelam ke sungai dengan umpan yang menarik ikan-ikan untuk memakannya. Sesaat, umpan terlihat bergoyang-goyang didekati kerumunan ikan. Saat itulah, ketika ada ikan yang memakan umpan, sang paman dan anak tadi segera bergegas menarik tongkat kail dengan ikan hasil tangkapan berada diujungnya.
Begitu seterusnya. Setiap kali berhasil menarik ikan, mereka kemudian melemparkan kembali kail yang telah diberi umpan. Memasangnya kembali, melemparkan ke sungai, menunggu dimakan ikan, melepaskan mata kail dari mulut ikan, hingga sore hari tiba.
Ketika menjelang pulang, si anak yang menikmati hari memancingnya bersama sang paman bertanya, "Paman, belajar memancing ikan hanya begini saja atau masih ada jurus yang lain?"
Mendengar pertanyaan tersebut, sang paman tersenyum bijak. "Benar anakku, kegiatan memancing ya hanya begini saja. Yang perlu kamu latih adalah kesabaran dan ketekunan menjalaninya. Kemudian fokus pada tujuan dan konsentrasilah pada apa yang sedang kamu kerjakan. Belajar memancing sama dengan belajar di kehidupan ini, setiap hari mengulang hal yang sama. Tetapi tentunya yang diulang harus hal-hal yang baik. Sabar, tekun, fokus pada tujuan dan konsentrasi pada apa yang sedang kamu kerjakan, maka apa yang menjadi tujuanmu bisa tercapai."
source: http://artikelmotivasi.blogspot.com/2008/04/pemancing-cilik.html